Atlet Orienteering Kabupaten Tegal Raih Juara 2 Pada Kejuaran Forda Jateng

Atlet Orienteering Kabupaten Tegal Raih Juara 2 Pada Kejuaran Forda Jateng

Dua atlet Orienteering asal Kabupaten Tegal sukses menggapai juara ke dua kategori U18 Putri dan U18 Putra terhadap Festival Olahraga Daerah (Forda) Kota Semarang tingkat Jawa Tengah. Diselenggarakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), berjalan terhadap tanggal 8-10 Juni 2023 lalu. Kegiatan tersebut diikuti semua atlet Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tak kalau Kabupaten Tegal. Pelatih Orienteering Kabupaten Tegal Yusni Ahmad Widiyanto mengungkapkan, induk organisasi (Inorga) Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) berpartisipasi terhadap lomba di Forda Jateng diikuti 14 Kabupaten/Kota salah satunya Kabupaten Tegal. Untuk Kabupaten Tegal sendiri mengirimkan 13 atlet terbaiknya di cabang olahraga Orienteering, terbagi di kelas atau kategori U18, U20 dan U21. Yusni menyebut, para atlet sebelum saat kejuaraan dimulai berlatih khususnya dahulu sepanjang satu pekan agar mampu menggapai obyek yaitu masuk tiga besar di kejuaraan tingkat Jawa Tengah.

“Dalam Forda kali ini, kita mendapatkan juara 2 kategori U18 Putri atas nama Aulia Rakhmadani dari SMKN 1 Bumijawa bersama dengan kala tempuh 12 Menit 40 detik. Kemudian juara 2 U18 Putra atas nama Adam Maulana Pranata dari SMKN 1 Bumijawa Kabupaten Tegal bersama dengan kala tempuh 9 Menit 26 detik. Alhamdulillah dua atlet junior mampu menggapai juara dan hasil tersebut melampaui obyek kami,” ungkap Yusni, terhadap bppp-tegal.com, Senin (12/6/2023).

Dukungan Yang Diberikan Kepada Putri Sebagai Juara

Yusni mengatakan, Kabupaten Tegal baru pertama kali ikuti ajang Festival Olahraga Daerah (Forda) Kota Semarang tingkat Jawa Tengah. Sehingga di pengalaman pertama ini, pihaknya mengusahakan yang paling baik dan jadi bahan evaluasi kedepannya. Selain itu lewat kejuaraan Orienteering kali ini, mampu menambah kesiapan mental para atlet junior. Harapannya kedepan mampu bersaing di tingkat kejuaraan lebih tinggi kembali layaknya nasional, gara-gara menurut Yusni regenerasi atlet dapat senantiasa ada dan perlu diutamakan. “Kami berharap, hasil yang diperoleh terhadap kejuaraan kali ini mampu jadi moment kebangkitan KORMI Kabupaten Tegal agar lebih sungguh-sungguh menolong Inorga yang ada.

Sementara kepada para atlet perlu senantiasa motivasi berlatih dan mematangkan kemampuan, agar kedepan harapannya mampu ikuti kejuaraan Orienteering yang lebih tinggi lagi,” harap Yusni. Terpisah, salah satu atlet yang sukses mendapatkan juara 2 Orienteering kategori U18 Putri, Aulia Rakhmadani, mengaku benar-benar bahagia dan bersyukur gara-gara sukses menggapai juara ke dua yang ia persembahkan untuk Kabupaten Tegal.

Kedepannya siswi SMKN 1 Bumijawa ini dapat lebih sungguh-sungguh berlatih dan mengembangkan kemampuan, agar mampu menggapai kejuaraan di ajang-ajang selanjutnya. “Tentunya aku benar-benar senang, bersyukur mampu menggapai podium 2 untuk Kabupaten Tegal, sekolah tercinta, dan pastinya pelatih. Kemenangan ini aku persembahkan spesifik untuk ke dua orangtua yang senantiasa menambahkan dukungan, semangat, dan doa.

Atlet Judo Doju Waza Incar Medali Popda dan Porprov untuk Kabupaten Tegal

Pejudo muda dan pelajar binaan Doju Judo Waza dapat terjun di dua event tingkat Jawa Tengah. Masing-masing diajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov) di Semaran dan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Jawa Tangah ( Popda) di Pati. Pembina sekaligus pelatih dan pemilik Doju Judo Waza Kompol Bambang Edi Susanto SH MH, yang saat ini masih mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Polres Tegal menyatakan, diajang Porprov dirinya menerjunkan 7 pejudo binaannya. Sementara di ajang Popda dia mempunyai 4 atlet binaannya. “Saat ini kita mengembleng pejudo binaan untuk mencapai prestasi terbaiknya di dua ajang tingkat provisi. Dimana untuk Popda di Semarang dapat digulirkan 24 – 28 Juni 2023 di indoor tenis Jatidiri Semarang. Dan Porprov di Cepu Blora bulan Agustus 2023,” ujarnya. Untuk ajang Porprov Jawa Tengah pejudo yang diterjunkan yakni, Bangun Setiyono kelas -55 kg dan Galang Syahputra kelas -60 kg.

Kemudian Aulia Arsyafarani kelas-48 kg, Amalia Zahra L kelas -52 kg, Nesa Septiyani kelas -57 kg, dan Rulli Nur Illahi di kelas -63Kg. Untuk nomor Judo Kata diterjunkan Affi Hania dan Nesa Septiyani. Bambang mohon doa restu penduduk Kabupaten Tegal, sehingga atlet Judo muda binaannya bisa berprestasi dan menjadi yang terbaik di Jawa Tengah.

Tentunya bersama dengan mempunyai medali terbaik untuk Kabupaten Tegal. Perwira yang juga menjabat Ketua Pengkab PJSI Kabupaten Tegal berikut mengungkapkan terkecuali hingga saat ini dirinya masih siap terima murid baru tanpa biaya sepeserpun. “Yang perlu anaknya semangat, miliki niat kuat dan tidak malas–malasan. Karena tujuan saya idamkan beri tambahan yang terbaik untuk Kabupaten Tegal dan mendidik anak-anak sehingga miliki pembawaan yang kuat,” cetusnya. Ditegaskan, judo adalah seni bela diri yang diciptakan terhadap abad kesembilan belas di Jepang. Sang pencipta, Jigoro Kano, mendasarkan kesulitannya sendiri untuk menciptakan olahraga.

Author: dormant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *